Motif Batik Geometris



motif batik geometris

Motif Batik Geometris

Motif Batik Geometris

Motif batik adalah kerangka gambar yang mewujudkan batik secara keseluruhan (Sewan Susanto, 1980:212). Motif batik terdiri dari dua bagian, yaitu ornamen motif batik dan isen motif batik

Motif Batik Geometris adalah motif – motif batik yang ornamen – ornamennya merupakan susunan geometris. Ciri ragam hias motif batik geometris ini adalah motif tersebut mudah dibagi – bagi menjadi bagian – bagian yang disebut satu “raport”. Golongan geometris ini pada dasarnya dapat dibedakan atas dua macam, yaitu:

  1. Raportnya berbentuk seperti ilmu ukur biasa, seperti bentuk – bentuk segiempat, segiempat panjang atau lingkaran. Motif batik yang memiliki raport segi empat adalah golongan Banji, Ceplok, Ganggang, Kawung.
  2. Raportnya tersusun dalam garis miring, sehingga raportnya berbentuk semacam belah ketupat. Contoh motif ini adalah golongan parang dan udan liris.

Berikut ini kami akan menjelaskan berbagai motif batik geometris :

Swastika - Motif batik swastika adalah motif batik berbentuk dasar huruf z yang saling berlawanan. Di dalam batik motif swastika biasanya digunakan sebagai hiasan pinggir.

Banji - Motif batik banji adalah motif swastika berkait atau saling berhubungan. Motif ini digunakan sebagai penghias bidang. Motif banji lengkap dengan motif isen-isen dan motif pengisi lainnya.

Pilin - Motif batik pilin adalah motif batik yang mempunyai bentuk dasar huruf s atau spiral. Motif ini berfungsi untuk hiasan pinggir dan pengisi bidang.

Meander - Motif  batik meander adalah motif yang memiliki bentuk dasar huruf t . Motif ini biasanya digunakan untuk membuat hiasan pinggir.

Pinggir Awan - Motif batik pinggir awan merupakan pengembangan motif batik meander. Motif ini digunakan untuk hiasan pinggir.

Kawung - Motif batik kawung adalah motif batik berbentuk dasar lingkaran. Kawung berarti aren atau kolang-kaling. Motif kawung menyerupai buah aren atau kolang-kaling yang dipotong melintang sehingga kelihatan empat potongan bijinya. Motif ini digunakan untuk hiasan pinggir namun lebih banyak digunakan untuk hiasan bidang.

Tumpal - Motif batik tumpal adalah motif batik yang mempunyai bentuk dasar  segitiga. Ragam hias ini digunakan untuk hiasan pinggir.

Ceplokan - Motif batik ceplokan adalah ragam hias yang terdiri atas satu motif dan disusun berulang-ulang. Motif batik ini disebut juga motif kertas tempel.

Tags: , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>